KLINIK HERBAL INDONESIA

July 28, 2008

Masalah Kesehatan: Hipertensi dan masalahnya

Filed under: Masalah Kesehatan — IDJKID052700 @ 5:52 am
Tags:

Langkah Tepat Atasi Hipertensi

Hipertensi biasanya tidak menampakkan gejala dan menyerang orang tanpa disadari. Makanya, hipertensi sering disebut ”pembunuh tersembunyi” (The Silent Killer). Biasanya, seseorang mengetahui dirinya hipertensi setelah memeriksakan tekanan darahnya, dan penderita hipertensi datang ke doker umumnya sudah parah karena tidak tahu dirinya mengidap hipertensi.

————————–

BIASANYA, seseorang akan memperhatikan risiko bahaya hipertensi ketika ada keluarga dekatnya — ayah, ibu, kakak, atau adiknya — yang meninggal dunia terkena serangan jantung ataupun lumpuh karena stroke sebagai komplikasi hipertensi. Jadi, sangatlah penting memeriksakan tekanan darah secara berkala untuk mendeteksi secara dini terjadinya peningkatan tekanan darah.

Lantas, apa sesungguhnya hipertensi itu? Di masyarakat, hipertensi sudah umum diketahui sebagai tekanan darah tinggi yang sering diidentikkan dengan orang yang sering marah-marah dan pusing. Lebih jauh, tekanan darah adalah tekanan pada pembuluh nadi dari peredaran darah sistemik di dalam tubuh. Tekanan darah dibedakan menjadi dua — tekanan sistolik (tekanan darah waktu jantung menguncup) dan tekanan diastolik (tekanan darah pada saat jantung mengendor kembali). Seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan darahnya di atas normal yaitu tekanan sistolik-nya 140 mmHg atau lebih dan tekanan diastolik-nya di atas 90 mmHg atau lebih.

Jika hipertensi terjadi di bawah umur 30 tahun dan kemungkinan penyebabnya karena minum pil KB, gangguan fungsi ginjal dan gangguan keseimbangan fungsi hormon sering disebut hipertensi sekunder, sedangkan hipertensi yang terjadi seiring peningkatan usia, stres dan faktor keturunan disebut hipertensi primer. Namun, penyebab pasti terjadinya hipertensi primer belum diketahui, sedangkan faktor yang sering berperan yaitu faktor keturunan, karena seseorang akan memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita hipertensi jika orangtuanya penderita hipertensi. Faktor yang berperan juga adalah umur, umur yang bertambah akan menyebabkan terjadinya kenaikan tekanan darah dan umumnya tekanan darah pria lebih tinggi dibandingkan wanita.

Penelitian di Amerika Serikat juga menunjukkan tekanan darah pada orang kulit hitam hampir dua kali lebih banyak dibanding orang kulit putih. Selain pengaruh di atas, ada juga pengaruh kebiasaan hidup dengan mengkonsumsi garam yang tinggi, makan berlebihan sehingga menyebabkan kegemukan, stres dan ketegangan jiwa, merokok, minum alkohol dan minum obat-obatan yang mengandung ephedrin, prednison dan epinefrin. Semua faktor ini memperbesar kemungkinan terjadinya hipertensi.

Pencegahan dan Pengobatan

Dengan adanya faktor-faktor yang dapat dihindarkan tersebut, tentunya hipertensi dapat dicegah dan bagi penderita hipertensi agar terhindar dari komplikasi yang fatal. Usaha-usaha pencegahan dan pengobatan yang dapat dilakukan yaitu sbb.:

* Mengurangi konsumsi garam dalam diet sehari-hari, maksimal 2 gram garam dapur. Batasi pula makanan yang mengandung garam natrium seperti corned beef, ikan kalengan, lauk atau sayuran instan, saus botolan, mi instan, dan kue kering. Pembatasan konsumsi garam mengakibatkan pengurangan natrium yang menyebabkan peningkatan asupan kalium. Ini akan menurunkan natrium intrasel yang akan mengurangi efek hipertensi.

* Menghindari kegemukan (obesitas). Batasan kegemukan adalah jika berat badan lebih 10% dari berat badan normal. Pada penderita muda dengan hipertensi terdapat kecenderungan menjadi gemuk dan sebaliknya pada penderita muda dengan obesitas akan cenderung hipertensi. Pada orang gemuk akan terjadi peningkatan tonus simpatis yang diduga dapat mengakibatkan tekanan darah meningkat.

* Membatasi konsumsi lemak. Ini dilakukan agar kadar kolesterol darah tidak terlalu tinggi karena kolesterol darah yang tinggi dapat menyebabkan endapan kolesterol. Hal ini akan menyumbat pembuluh darah dan mengganggu peredaran darah sehingga memperberat kerja jantung dan memperparah hipertensi. Kadar kolesterol normal dalam darah yaitu 200-250 mg per 100cc serum darah.

* Berolahraga teratur dapat menyerap dan menghilangkan endapan kolesterol pada pembuluh nadi. Olah raga yang dimaksud adalah gerak jalan, berenang, naik sepeda dan tidak dianjurkan melakukan olah raga yang menegangkan seperti tinju, gulat atau angkat besi karena latihan yang berat dapat menimbulkan hipertensi.

* Makan buah-buahan dan sayuran segar amat bermanfaat karena banyak mengandung vitamin dan mineral kalium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

* Tidak merokok dan tidak minum alkohol karena diketahui rokok dan alkohol dapat meningkatkan tekanan darah. Menghindari rokok dan alkohol berarti menghindari kemungkinan hipertensi.

* Latihan relaksasi atau meditasi berguna untuk mengurangi stres atau ketegangan jiwa. Kendorkan otot tubuh sambil membayangkan sesuatu yang damai dan menyenangkan, mendengarkan musik dan bernyanyi sehingga mengurangi respons susunan saraf pusat melalui penurunan aktivitas simpatetik sehingga tekanan darah dapat diturunkan.

* Merangkai hidup yang positif. Hal ini dimaksudkan agar seseorang mengurangi tekanan atau beban stres dengan cara mengeluarkan isi hati dan memecahkan masalah yang mengganjal dalam hati. Komunikasi dengan orang dapat membuat hati menjadi lega dan dari sini dapat timbul ide untuk menyelesaikan masalah.

* Memberi kesempatan tubuh untuk istirahat dan bersantai dari pekerjaan sehari-hari yang menjadi beban jika tidak terselesaikan. Jika hal ini terjadi pada Anda, lebih baik melakukan kegiatan santai dulu. Setelah pikiran segar kembali akan ditemukan cara untuk mengatasi kesulitan itu.

* Membagi tugas yang kita tidak bisa selesaikan dengan sendiri dapat mengurangi beban kita. Orang yang berpendapat dirinya mampu melakukan segala hal dengan sempurna biasa disebut perfeksionis, orang ini akan selalu stres dan menanggung beban kerja dan pikiran berlebihan. Kita harus sadar bahwa kemampuan setiap orang terbatas untuk mampu mengerjakan segala-galanya. Dengan memberi kesempatan pada orang lain untuk membantu menyelesaikan tugas kita, beban kita dapat berkurang dan kita juga banyak teman, yang tentunya akan menimbulkan rasa bahagia.

* Menghilangkan perasaan iri atau dengki juga mengurangi ketegangan jiwa sehingga hati kita menjadi tentram. Menolong orang lain dengan tulus dan memupuk sikap perdamaian juga akan memberikan kepuasan yang tersendiri pada kita. Dengan memupuk sikap-sikap seperti itu, tentu kita akan mengurangi ketegangan, beban, stres yang timbul sehingga hipertensi dapat dihindari.

Orang yang sudah pernah memeriksakan dirinya dan diketahui menderita hipertensi, dapat diberikan obat-obat golongan diuretika, alfa bloker, beta bloker, vasodilator, antagonis kalsium dan penghambat ACE. Tentu saja, penggunaan obat-obat ini atas petunjuk dokter.

* dr. putu purlimaningsih

Advertisements

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: